KATA KERJA OPERASIONAL

  1. 1.        Kata Kerja Operasional

Kata kerja operasional merupakan kata kerja yang dapat diukur ketercapaiannya, dapat diamati perubahan tingkah laku atau tindakanya, dapat diuji, dan digunakan untuk merumuskan tujuan pembelajaran.

Bloom membagi tujuan pembelajaran menjadi tiga kawasan :

  1. Ranah kognitif, yang berkaitan aspek-aspek intelektual atau berfikir/nalar, di dalamnya mencakup: pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension), penerapan (application), penguraian (analysis), memadukan (synthesis), dan penilaian (evaluation).
  2. Ranah afektif, yang berkaitan aspek-aspek emosional, seperti perasaan, minat, sikap, kepatuhan terhadap moral dan sebagainya, di dalamnya mencakup: penerimaan (receiving/attending), sambutan (responding), penilaian (valuing), pengorganisasian (organization), dan karakterisasi (characterization).
  3. Ranah psikomotor, yang berkaitan dengan aspek-aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis. Ranah ini terdiri dari : kesiapan (set), peniruan (imitation), membiasakan (habitual), menyesuaikan (adaptation) dan  menciptakan (origination).

Klasifikasi kata kerja berdasarkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik disajikan dalam tabel sebagai berikut:

Kata Kerja Ranah Afektif

Menerima

Menanggapi

Menilai

Mengelola

Menghayati

MemilihMempertanyakan

Mengikuti

Memberi

Mematuhi

 

MenjawabMembantu

Mengajukan

Menyenangi

Mendukung

Menampilkan

Melaporkan

Memilih

Memilah

Menolak

MeyakiniMelengkapi

Meyakinkan

Memperjelas

Memprakarsai

Menggabungkan

Mengusulkan

 

MengubahMengklasifikasikan

Mengombinasikan

Memadukan

Mengelola

 

MempengaruhiMendengarkan

Mengkualifikasi

Menunjukkan

Membuktikan

Memecahkan

Kata Kerja Ranah Kognitif

Pengetahuan (C1)

Pemahaman (C2)

Penerapan (C3)

Analisis (C4)

Sintesis (C5)

Penilaian (C6)

Mengutip

Menyebutkan

Menjelaskan

Menggambar

Membilang

Mengidentifikasi

Menunjukkan

Memasangkan

Menandai

Membaca

Menghafal

Meniru

Mencatat

Meninjau

Memilih

Menyatakan

Mempelajari

Mentabulasi

MenulisMemperkirakan

Mengkategorikan

Mencirikan

Merinci

Mengasosiasikan

Membandingkan

Menghitung

Mempertahankan

Menguraikan

Membedakan

Menggali

Mencontohkan

Menerangkan

Mengemukakan

Menyimpulkan

Meramalkan

Merangkum

MenjabarkanMenugaskan

Mengurutkan

Menentukan

Menerapkan

Menyesuaikan

Memodifikasi

Mengklasifikasi

Menghitung

Membangun

Mencegah

Menentukan

Menggambarkan

Menggunakan

Menilai

Melatih

Mengemukakan

Menyelidiki

Mengoperasikan

Melaksanakan

Memproses

Mengaitkan

Menyusun

Menganalisis

Memecahkan

Menegaskan

Mendeteksi

Mendiagnosis

Menyeleksi

Merinci

Menominasikan

Megkorelasikan

Menguji

Mencerahkan

Menjelajah

Membagankan

Menyimpulkan

Menemukan

Menelaah

Memaksimalkan

Memerintahkan

Mengedit

Mengaitkan

Memilih

Mengukur

MelatihMengatur

Mengumpulkan

Mengkategorikan

Mengombinasikan

Menyusun

Mengarang

Membangun

Menanggulangi

Menghubungkan

Menciptakan

Mengkreasikan

Mengoreksi

Merancang

Merencanakan

Meningkatkan

Memperjelas

Memfasilitasi

Membentuk

Merumuskan

Menggeneralisasi

Menggabungkan

Memadukan

Membatas

Menampilkan

Menyiapkan

MerekonstruksiMembandingkan

Menyimpulkan

Menilai

Mengarahkan

Mengkritik

Menimbang

Memutuskan

Memisahkan

Memprediksi

Memperjelas

Menugaskan

Menafsirkan

Mempertahankan

Memerinci

Mengukur

Membuktikan

Memvalidasi

Mengetes

Mendukung

Memilih

Memproyeksikan

Kata Kerja Ranah Psikomotorik

Menirukan

Memanipulasi

Pengalamiahan

Artikulasi

Menyesuaikan

Menggabungkan

Mengatur

Mengumpulkan

Menimbang

Memperkecil

Membangun

Mengubah

Membersihkan

MemposisikanMendemonstrasikan

Merancang

Memilah

Melatih

Memperbaiki

Mengidentifikasikan

Mengisi

Menempatkan

Membuat

MemanipulasiMengalihkan

Menggantikan

Memutar

Mengirim

Memindahkan

Mendorong

Menarik

Mencampur

Mengoperasikan

Mengemas

Mengalihkan

Mempertajam

Membentuk

Menggunakan

Memulai

Menjeniskan

Menempel

Menseketsa

Melonggarkan

Menimbang

Teknis penyusunan tujuan pembelajaran yaitu dalam format ABCD.  A=Audience (petatar, siswa, mahasiswa, murid  dan sasaran didik lainnya), B=Behavior (perilaku yang dapat diamati sebagai hasil belajar), C=Condition (persyaratan yang perlu dipenuhi agar perilaku yang diharapkan dapat tercapai, dan D=Degree (tingkat penampilan yang dapat diterima).

Contoh rumusan tujuan pembelajaran dalam perkuliahan mata kuliah Kurikulum dan Pembelajaran.  Setelah mengikuti kegiatan perkuliahan diharapkan:

“Mahasiswa dapat menjelaskan minimal tiga prinsip dalam kegiatan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”

Mahasiswa= Audience

Menjelaskan= Behavior

Prinsip dalam kegiatan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan = Condition

Minimal tiga prinsip= Degree

Contoh rumusan tujuan pembelajaran lainnya yang berkaitan dengan fisika diantaranya adalah:

  • Kognitif

Pengetahuan (C1)

“siswa dapat menjelaskan teori asal usul tata surya dengan benar”

Pemahaman (C2)

“siswa dapat membedakan ciri-ciri planet penusun tata surya”

Penerapan (C3)

“siswa dapat mengurutkan planet penyusun tata surya dengan benar melalui demonstrasi”

Analisis (C4)

“siswa dapat menganalisis pergerakan planet beserta satelitnya”

Sintesis (C5)

“Siswa dapat merangkum tentang asal usul tata surya dengan benar”

  • Afektif

Menanggapi

siswa dapat menjawab pertanyaan guru tentang rumus hukum I Newton”

Mengelola

“siswa dapat mengklasifikasikan perbedaan hukum I, II, III Newton dengan menggunakan contoh sehari-hari”

Menghayati

“siswa dapat memecahkan soal latihan mengenai hukum III Newton tentang gaya aksi reaksi”

  • Psikomotorik

Memanipulasi

“siswa dapat mendemonstrasikan gelombang melde dengan benar”

Pengalamiahan

“siswa dapat mengoperasikan alat-alat sederhana pada percobaan hukum ohm”

 

  1. 2.        Kata Kerja Non-operasional

Kata kerja non-perasional memiliki sifat yang lebih luas, pengujiannya membutuhkan proses yang lebih panjang dan lama, mengandung banyak atau lebih dari satu pengertian, serta tidak dapat diamati (dilihat oleh mata) perubahannya. Beberapa kata kerja yang termasuk dalam kategori non-operasional diantaranya:

  • Mengetahui
  • Menghayati
  • Memahami
  • Menguasai
  • Menikmati
  • Menghargai
  • Mendiskripsikan
  • Menerapkan

Beberapa kata kerja di atas jika dirumuskan dalam kalimat misalnya:

“siswa dapat memahami konsep besaran fisika dengan baik dan benar”

“siswa mampu mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem partikel”

“siswa dapat menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah sehari-hari dan produk teknologi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s