EFEK FOTOLISTRIK

BAB 1. PENDAHULUAN

 

1.1        Latar Belakang

 

Efek fotolistrik adalah peristiwa terlepasnya sebagian elektron pada permukaan logam akibat penyinaran dengan berkas cahaya. Dalam fisika Modern efek fotolistrik merupakan salah satu pokok bahasan yang mempunyai kedudukan istimewa karena interpretasi mekanisme terjadinya peristiwa ini telah mengantarkan fisika pada tahapan baru yang melahirkan fisika kuantum. Karenanya pemahaman efek fotolistrik yang optimal pada pembelajaran fisika modern amat diperlukan sehingga kegiatan laboratorium yang tidak dapat terlaksana karena tidak tersedianya Planck Apparatus perlu digantikan dengan kegiatan serupa. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah dengan merancang kegiatan eksperimen virtual yang memanfaatkan program aplikasi komputer untuk menampilkan hasil perhitungan yang disertai dengan animasi dan simulasi.

 

1.2        Tujuan

 

– Menjelaskan prinsip kerja percobaan efek fotolistrik.

– Membuktikan konstanta Plank (h) dengan menggunakan software/ program simulasi.

 

1.3        Rumusan Masalah

 

1.      Bagaimana prinsip kerja dari pecobaan efek fotolistrik?

2.      Berapakah nilai konstanta Plank yang diperoleh dari hasil percobaan?

 

1.4        Manfaat

 

Selain digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah teknik laboratorium I, pembuatan laporan praktikum literatur ini juga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kami mengenai efek fotolistrik.

 

 

 

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

 

Efek fotolistrik adalah peristiwa terlepasnya elektron dari permukaan suatu zat (logam), bila permukaan logam tersebut disinari cahaya (foton) yang memiliki energi lebih besar dari energi ambang (fungsi kerja) logam. Atau dapat di artikan sebagai munculnya arus listrik atau lepasnya elektron yang bermuatan negatif dari permukaan sebuah logam akibat permukaan logam tersebut disinari dengan berkas cahaya yang mempunyai panjang gelombang atau frekuensi tertentu. Istilah lama untuk efek fotolistrik adalah efek Hertz (yang saat ini tidak digunakan lagi).

Prinsip pengukuran efek fotolistrik.

Efek fotolistrik ini ditemukan oleh Albert Einstein, yang menganggap bahwa cahaya (foton) yang mengenai logam bersifat sebagai partikel.

Energi kinetik foto elektron yang terlepas:

Ek = h f – h fo

Ek maks = e Vo

h f = energi foton yang menyinari logam
h fo = Fo frekuensi ambang = fungsi kerja
  = energi minimum untuk melepas elektron
e = muatan elektron = 1.6 x 10-19C
Vo = potensial penghenti

Proses kebalikan foto listrik adalah proses pembentukan sinar X yaitu proses perubahan energi kinetik elektron yang bergerak menjadi gelombang.

Hasil pengamatan Lenard tahun 1902 dari eksprimen efek foto listrik adalah:

1) kecepatan elektron (yang sebanding dengan energi kinetik elektron) yang lepas dari seng itu tidak bergantung kepada intensitas cahaya, tetapi hanya bergantung kepada frekuensi (atau panjang gelombang) sinar yang digunakan.

2) Untuk suatu logam tertentu, tidak ada pancaran elektron jika panjang gelombang cahaya lebih besar dari suatu panjang gelombang tertentu.

 

untuk lebih lengkapnya, silahkan download file efek fotolistrik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s